Today's Words

“Barang siapa yang mengajak kepada petunjuk, maka baginya ada pahala yang sama dengan pahala orang yang mengikutinya dan tidak dikurangi sedikitpun juga dari pahala-pahala mereka.” (HR Muslim)

Kamis, 26 Juni 2014

A new mom

Welcome to the club :D

A new mom,
Must take care her baby,
And also her self

But a new mom -also- deserve to get
Time to relax,
Delicious n various food,
Enough time to sleep,
Attention and helped from people surrounding,
"Me time".

Cause a new mom is not allowed to be stress
She should be happy..
Because she is a new mom already :D

Senin, 13 Januari 2014

Tumis Sapi dan Buncis Lada Hitam

Assalamu'alaykum..
Sudah lama blog ini gak di tambah artikelnya. Nah sekarang, saya mo sharing menu bekal saya hari ini: Tumis sapi & buncis lada hitam

Tumis Sapi dan Buncis Lada Hitam dalam bekal makan siang
Bahan-Bahan:
Daging sapi yang dipotong sekitar 5cm x 1cm, memarkan biar gampang empuk saat dimasak
Buncis, potong serong
Bawang putih, yang di keprak dan di cacah kecil2
Bawang bombay, dipotong kecil2
Cabe merah, iris tipis
Lada hitam bubuk
Kecap manis secukupnya
Kecap asin secukupnya
Merica secukupnya
Garam secukupnya
Minyak goreng untuk menumis

Cara membuat:
Lumuri daging dengan lada hitam, kecap manis, dan kecap asin. Diamkan dalam kulkas agar bumbunya meresap, minimal 1 jam. (Prakteknya, saya diamkan selama semalam)
Setelah didiamkan dalam kulkas, mari kita mulai memasak...
Panaskan minyak goreng. Tumis bawang putih sampai harum. Lalu masukkan cabe merah. Tumis..
Masukkan daging yang sudah dibumbui, tumis sampai daging berubah agak matang. Tambahkan kecap manis dan asin untuk menambah rasa.
Masukkan buncis, tumis-tumis lagi..
Icip rasanya.. Kalau masih kurang sesuatu, bisa tambahkan kecap2an, garam, lada hitam, atau merica. Sesuaikan dengan selera anda :D Jangan takut menambahkan bumbu ya!
Setelah semuanya pas, angkat dari penggorengan dan hidangkan.

Senin, 02 Desember 2013

14 Weeks

29 November 2013


Alhamdulillah.. usia dedek bayi sekarang sedang di pekan ke 14. Sebentar lagi udah hampir 4 bulan ya sayang... :)



Dan the best moment buat mama pekan ini sudah bukan lagi tentang milad mama hari ini. Semua sudah berubah sejak dedek hadir dalam rahim mama..

The best moment buat mama bulan ini adalah melihatmu sudah berbentuk menyerupai manusia. Tanggal 14 November kemarin pas ke dokter, via USG mama dan ayah sudah bisa melihat dengan jelas tulang belakangmu, kepala serta otak didalamnya, kedua telingamu, tangan, serta kakimu. Dan yang lebih amazing lagi, kami bisa melihat tanganmu yang sudah bergerak-gerak menggapai kepalamu. Allahu Akbar... kalau bukan sedang didepan dokter kandungan, mungkin mama sudah berusai air mata bahagia saat itu.

Ah, sayangnya kemarin kami lupa merekam saat Bu Dokter memperlihatkan gerak-gerikmu yang terlihat di layar monitor. Padahal ayah bawa kamera lho..xixi.. Bahkan mencetak foto dedek pun telat mama dan ayah sampaikan ke Bu Dokter. Keburu di reset alat USGnya, keburu hilang capture foto dedek. Tapi gak papa, yang penting kami sudah mengetahui perkembanganmu didalam sana. Alhamdulillah... sehat terus ya dek.. :)

Rabu, 13 November 2013

Bad Habits

Beberapa orang sangat betah dengan bad habits yang dimiliki dan cenderung melestarikannya. Oke kalau itu tidak bersinggungan dan merugikan orang lain. Tapi kalau iya? Masihkah mau dipertahankan dan "meminta" orang lain untuk memahami dan mentoleransi bad habitsnya? Oh come on... grow up!

Jumat, 01 November 2013

Jodoh adalah...

Apa itu "jodoh"?

Dua orang pernah bertanya itu kepada saya.

Kalau kita lagi ke supermarket dan berniat belanja suatu barang. Trus ternyata stok barangnya ada dan lagi didiskon. Nah itu menurut saya adalah jodoh :D

Ketika kita lagi jalan-jalan santai trus gak sengaja ketemu teman kantor, teman sekolah, atau teman kuliah.. itu juga menurut saya jodoh :D

Lagi laper trus tiba-tiba ada teman yang bawain makanan gratis buat kita. Iniiii yang namanya berjodoh :D

Jodoh??
Trus, kalo terkait dengan pasangan hidup, gimana konsep jodoh menurut kalian?
Hhmm.. Agak mbulet. Tapi menurut saya, jodoh  itu adalah proses usaha di dunia dan menanti hasilnya di akhirat. Dan, jodoh enggaknya kita dengan pasangan kita sekarang itu bisa dilihat dari dua tahap.

Tahap yang pertama, dari proses selama kita menjalani hidup berdua di dunia. Dalam hal ini, jodoh adalah kondisi dimana kita dan pasangan bisa sejalan seirama, saling menjaga perasaan, saling menghormati, saling menguatkan dalam hal cinta kepada Allah, dan hidup rukun (meski kadang terjadi konflik, namun bisa diatasi dengan baik). Nah, kalau kondisi tersebut sudah kita dapati, maka kemungkinan pasangan kita itu adalah jodoh kita.

"Hah?? kok cuma "kemungkinan" jodoh?"

Iya.. karena menurut saya, benar enggaknya dia jodoh kita itu baru ketahuan pas di akhirat nanti. Pada saat kita dipertemukan kembali dengan pasangan kita itu di surgaNya, itu baru menurut saya yang namanya jodoh. Tapi, na'udzubillahi min dzalik kalau ternyata salah satu diantara kita atau suami kita ada yang masuk ke neraka sementara lainnya di surga. Yang di surga jadi bertemu dengan seseorang lain yang akhirnya menjadi pasangannya disana (maaf, mengenai ini saya masih sangat sedikit ilmunya..ini hanya sekedar bayangan saya). Nah, berarti mereka gak jodoh tuh.

Eh, bener gitu bukan? Haha... ini menurut saya aja yang miskin ilmu. Kalau konsep saya salah, tolong dibenerin ya teman-teman..

Selasa, 22 Oktober 2013

KRL vs Bumilda (2)

Flek di Kehamilan 7 Minggu

Iya, kemarin saya sempat mengeluarkan flek.

Langsung lemes rasanya pas tau ada flek. Teringat teman sekantor yang juga pernah keluar flek dan beberapa hari kemudian divonis harus dikuret karena keguguran. Yang terpikirkan oleh saya saat itu hanya istirahat dan bedrest. Tapi bagaimana mungkin? Saya waktu itu lagi di pusdiklat, jauh dari kosan, otomatis tidak bisa langsung istirahat. Saya harus menyelesaikan tugas saya hari itu, baru kemudian pulang balik ke kosan.

Saya sempat berpikir untuk segera buat janji untuk bertemu dengan dokter kandungan. Saya ke perpustakaan untuk mengakses internet karena waktu itu tablet saya lagi rusak. Saya mencari jadwal dokter yang dinas keesokan harinya, atau mungkin sore ini juga.

Oya, ada klinik dokter di pusdiklat. Setelah dari perpustakaan, saya melangkah ke klinik. Sebenarnya awalnya agak ragu, karena saya prediksi di klinik gak ada alat USG. Tapi alhamdulillah, ternyata dokter yang sedang bertugas sangat membantu. Setelah menceritakan apa yang terjadi dengan diri saya, beliau lalu memberikan 4 buah pil penguat kandungan bernama Duphaston. Diminum 2 kali sehari, saya bilang ke Bu Dokter kalau insya Allah saya mo ke dokter kandungannya besok hari.

Alhamdulillah saya agak tenang. Saya mulai membatasi gerak dan duduk saja di kursi. Saya mulai mengontak suami di Bogor dan menceritakan yang saya alami. Suami langsung merespon dan bersedia untuk ke Jakarta sore hari itu juga dan menemani saya ke dokter keesokan harinya. Alhamdulillah...

Di kosan, saya masih harap-harap cemas terhadap kandungan saya. Sedih banget, kalau ternyata keguguran dan mesti dikuret. Haduh, gak kebayang deh rasanya >_<

Berkunjung ke Dokter Kandungan

Keesokan harinya, Kamis tanggal 17 Oktober 2013 saya dan suami pergi ke RSAI Harapan Kita. Waktu itu dokter kandungan yang sedang bertugas adalah dr. Kartika Hapsari. Setelah mendaftar, saya diperiksa tensi darah dan berat badan. Dan setelah lama menunggu, alhamdulillah sekitar jam 11.40 saya dipersilakan masuk untuk diperiksa.

Oya, mengingat usia kandungan saya masih sekitar 7 minggu, suster menginformasikan bahwa saya akan diperiksa dengan USG transvaginal. Weeww... Jadi, sebelum di USG, saya harus mengosongkan kandung kemih dulu. Oke sip, setelah tabungan kosong, saya pun bersiap untuk di USG. Deg-deg-an pastinya.... Selain karena mengkhawatirkan tentang kondisi si dedek, well...ini adalah USG trasvaginal pertama saya. Heuheu..

Bu Dokter akhirnya menemui saya dan suami di ruang USG. Bu Dokter langsung menyapa saya dengan "Kayaknya kita pernah ketemu ya sebelumnya?". Pertanyaan yang langsung saya tanggapi dengan serius dan wajah lugu "Oya?? Hmmm kayaknya belom pernah deh Dok.". Usut punya usut, kata suami, ternyata sapaan Bu Dokter adalah sapaan default seorang dokter ke pasiennya biar pasiennya rileks. Hayyahh... >_< Oya, Bu Dokternya masih muda, berjilbab, ramah, dan cukup lincah.

To See You and Hear Your Heartbeat

Dan...kegiatan USG pun dimulai. Alhamdulillah..janin dalam rahim saya terlihat jelas meski bentuknya masih kecil. Bu Dokter bilang, usianya waktu itu 7 minggu 3 hari (tuh kan bener.. bukan seperti itungan waktu cek ke klinik kantor kemarin). Sepertinya umurnya memang dihitung dari HPHT saya.

7 weeks 3 days
Itu... dedeknya ada di tengah kantong warna hitam. Yang terbayang waktu melihat gambar itu adalah, si dedek lagi tidur terlentang dengan tangan bersedekap diatas dada seperti orang yang sedang shalat. Oya, selain bisa melihat, kami juga bisa mendengar detak jantungnya. Ya Rabb...masya Allah...alhamdulillah.. senangnya luar biasa. Sepertinya waktu itu mata saya sudah berkaca-kaca deh. Sangking senengnya mengetahui klo si dedek sehat wal afiat.

Selesai konsultasi dengan Bu Dokter, kami menuju apotek untuk mengambil 2 obat yang diresepkan Bu Dokter. Saya diberi resep vitamin berjudul Folamil Genio yang berisi 30 kapsul, diminum 1 kapsul sehari setelah makan. Obat lainnya yaitu obat penguat kandungan (semacam hormon progesteron, lupa namanya apaan) yang diresepkan untuk 7 hari saja, 1 hari cukup 1 buah.

Oke, alhamdulillah selesei juga semuanya... Dedek sehat dan sebulan lagi kami akan berkunjung ke Bu Dokter untuk melihat perkembangannya. Sampai jumpa sebulan lagi ya dek... :D