- Tinggal jauh dari orang tua dan keluarga inti
- Harus bisa hidup mandiri, tanpa keluarga inti
- Memperketat lagi pengeluaran, membuat buku kas, dan menulisinya setiap ada pengeluaran
- Mahal di ongkos! Ya biaya hidup, biaya komunikasi, dan biaya pulang kampung..
- Semakin bertambah rasa rindu dan cinta kita kepada keluarga inti
- Bertemu dan beradaptasi dengan "keluarga" baru di tanah rantau
- Beradaptasi dengan lingkungan baru
- Semakin sensitif perasaannya
- Punya banyak waktu lebih untuk diri sendiri
- Semakin banyak bersyukur kepada Allah, diluar sana ada "kehidupan" lain dari yang biasa kita dapati di lingkungan rumah kita. Bersyukur atas keindahan alam ciptaan Allah.. Bisa menikmati berbagai ciptaanNya.. ^^
Today's Words
"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan jannah yang telah dijanjikan kepadamu." " (QS. Fushshilat : 30)
Sabtu, 28 Januari 2012
Merantau
Kata ini terlintas jelas saat kepergian saya kembali ke kota Bandung setelah mudik liburan semester kemarin. Well.. menurutku, merantau adalah:
Labels:
baiti jannati,
renungan
| Reactions: |
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 comments:
Poskan Komentar